Rabu, 04 Februari 2015

Kebahagiaan yang hakiki..

Apakah kebahagiaan seseorang hanya dapat dilihat dari mewahnya rumah yang ia tinggali? Atau mahalnya mobil yang ia kendarai? Atau beratnya perhiasan yang ia pakai? Tak di pungkiri, untuk hidup kita memang membutuhkan uang. Namun yang perlu di garis miring dan tebal adalah KEBAHAGIAAN YANG HAKIKI BUKAN MELULU SOAL HARTA..
Banyak bahkan jutaan manusia hidup di dunia ini sangat bahagia dengan keadaan mereka yang apa adanya bahkan sebagian kekurangan, mereka bisa dibilang miskin harta namun yang membuat mereka jauh bahagia adalah mereka kaya hati, kaya kasih dan sayang. Dan "simple"nya mereka pun bahagia karna rasa syukur, yaaa.. mereka lebih pandai bersyukur dari pada orang-orang yang hanya bisa slalu mengeluh mengeluh dan mengeluh. Mereka tidak pernah meragukan kekuasaan Alloh, walaupun hidupnya susah tapi mereka slalu ikhlas menerima apapun pemberian Alloh karna mereka percaya Alloh sudah mengatur rizki mereka dan apabila mereka terus berusaha maka Alloh takkan membiarkan mereka kelaparan.  Beda dengan sebagian orang yang malah marah-marah, murka, kemudian kembali mengeluh jika mereka tak mendapatkan apa yang mereka inginkan. Slalu merasa hidup mereka kurang dan kurang dan dihantui rasa ketidakpuasan, lalu ragu dengan kekuasaanNya, padahal Alloh itu Maha Kaya..
Bagi orang yang hidupnya kurang, makan dengan nasi garam pun sudah sangat nikmat apabila dimakan bersama keluarga, bercengkerama dan bercanda dengan saudara membuat tawa mereka sangat indah, bermain hujan-hujanan dengan sahabat jauh lebih menyenangkan daripada bermain boneka. Dan mereka tetap bersyukur, mereka terlihat lebih kaya bukan? Ketimbang orang yang slalu makan di restoran namun sendirian, yang slalu menonton tv dalam kesepian ibarat kata semua ada dirumah tapi asyiik sendiri, hihiihi.. bahkan yang banyak kawan namun ternyata justru mereka adalah lawan. Nah, maka dari itu kaya yang membuat kita bahagia tidak dapat di ukur hanya dengan harta, materi atau bahkan tahta. Tapi orang-orang tulus di sekitar kitalah yang membuat kita kaya..
Jadi kebahagiaan yang hakiki adalah kebahagiaan saat kita hidup dikelilingi oleh keluarga, saudara dan sahabat yang menemani kita tulus dalam suka dan duka. Yang mampu membuat sedih menjadi tawa, yang membuat kesederhanaan menjadi kesempurnaan karna rasa syukur. Kebahagiaan bukanlah karna kita dikelilingi harta namun miskin kasih sayang karna kasih sayanglah kekayaan yang sejati, dan kebahagiaan yang miskin syukur adalah tipuan untuk membuat mereka terlihat bahagia tanpa bahagia yang sesungguhnya. Allright??
Tiap orang pasti punya masing-masing cara untuk bahagia, dalam hal ini satu yang dapat kita ambil pelajarannya. Jangan pernah kita menghina, menyepelekan, meremehkan orang yang terlihat kurang atau miskin karna bisa jadi mereka lebih hidup bahagia daripada kita. Dan jangan pernah menganggap bahwa kita lebih kaya dari mereka karna bisa jadi kekayaan mereka lebih berarti dari kekayaan yang kita punya. Demikianlah :-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar